Showing posts with label Windows 7. Show all posts
Showing posts with label Windows 7. Show all posts

Thursday, 25 August 2016

Cara Menguninstall Aplikasi di Windows

Ada banyak cara untuk menghapus aplikasi yang sudah terinstall di windows. Bisa melalui Control Panel > Program And Features, kemudian tinggal pilih yang mana ingin diuninstall. Namun terkadang, masih ada sisa file yang belum terhapus, file tersebut adalah file registry dari aplikasi yang telah diuninstall yang bisa dikatakan file sampah atau Junk File. File junk tersebut cukup banyak mengambil storage di harddisk pada direktori :C tempat ada menginstall semua program atau aplikasi anda. Biasanya tersimpan di program files.

Jika anda ingin menghapus file sampah tersebut secara tuntas, maka anda sudah membaca artikel yang tepat di blog ini "mecha-trik". Langsung saja saya ajarkan caranya. 
Karena pada postingan kali ini akan dibahas aplikasi yang akan menghapus atau menguninstall program sampai ke akar-akarnya :D

Berikut langkah-langkah Cara Menguninstall Aplikasi di Windows secara tuntas : 

>  anda harus terkoneksi dengan internet untuk mendownload aplikasi ini

>  Jika sudah mendapat akses internet, silahkan buka google, lalu search "download your uninstaller"

> Silahkan download aplikasinya, saya tidak memberikan link download karena banyak sekali  bertebaran link downloadnya. 

> Setelah aplikasi terdownload, Install aplikasi tersebut.

> Berikut tampilannya 
   


> SIlahkan anda pilih Aplikasi mana yang anda ingin hapus

> Contoh, saya menguninstall aplikasi WinPcap
> Ada beberapa mode yang ditawarkan dalam proses uninstallnya, yaitu SAFE MODE, NORMAL MODE, dan SUPER MODE. Saya biasanya memakai Normal Mode. Silahkan ada baca sendiri apa kelebihannya dari mode masing-masing.




> Setelah memilih Normal Mode, selanjutnya akan muncul tampilan berikut :




> tampilan tersebut merupakan proses untuk membuat restore point sebelum menguninstall aplikasi yang diinginkan.
> jika sudah selesai proses pembuatan restore point, maka akan muncul jendela proses Uninstall dari aplikasi yang dihapus.  Silahkan Klik Uninstall.



> Setelah selesai, maka silahkan klik FINISH



> Tunggu sampe proses selesai, ada tiga proses yaitu :
Pertama "Prepare For Uninstallation" yaitu tahap persiapan untuk pencopotan aplikasi atau program yang ingin dihapus.
Kedua "Scan Windows Registry" yaitu pada tahap ini, registry yang tersimpan akan dicari lalu dihapus oleh aplikasi ini, seperti yang saya bahas tadi, yang dihapus ada folder atau file sampah /junk dari sisa-sisa aplikasi yang terhapus.



> Setelah itu maka akan muncul direktori dari file junk tersebut, seperti pada gambar dibawah, ada beberapa ditemuka file registry yang akan dibersihkan.
> Klik Next untuk melanjutkan ke proses selanjutnya.



Gambar dibawah merupakan proses penghapusan junk files atau file sampah



Akhirnya proses selesai, silahkan klik finish. Semua terhapus sampai ke akar-akarnya :D


Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa komentarnya yah.

Friday, 12 August 2016

Mengatur Aplikasi yang berjalan diawal

Setelah anda menginstall banyak aplikasi pada laptop anda, maka proses booting terasa lambat karena banyak aplikasi yang harus diload oleh sistem operasi terlebih dahulu. Walaupun anda belum membuka aplikasinya, namun aplikasi tersebut sudah stand by atau berjalan dibelakang layar dengan kata lain, aplikasi tersebut mengkonsumsi jatah RAM anda dan mengakibatkan proses booting terasa agak lambat. 
Namun, ada cara mengakalinya. Yaitu dengan cara mendisable aplikasi yang anda rasa tidak perlu berjalan dibelakang layar. Berikut tutorialnya :

Pertama anda harus mengakses Task Manager.
Ada beberapa cara untuk mengakses Task Manager.

Yang pertama adalah dengan cara menekan tombol window, setelah itu ketik "Task Manager" maka akan tampil Task manager, lalu pilih Task Manager.


Yang kedua adalah dengan cara masuk ke msconfig pada menu RUN. Setelah itu pilih Startup lalu klik "Open Task Manager"




Setelah anda dapat mengakses Task Manager, selanjutnya adalah Mendisable Aplikasi yang anda anggap tidak perlu berjalan dibelakang layar. 


Cara mendisablenya yaitu klik pada aplikasi yang diinginkan lalu pilih Disable.


Sekian dulu cara Mengatur Aplikasi yang berjalan diawal.
Semoga bermanfaat.
Jangan lupa komentarnya yah :D



Thursday, 11 August 2016

Mengatasi Error Windows Script Host

Sebenarnya, pesan error ini tidak mempengaruhi kinerja dari OS atau sistem operasi anda. Namun, rasanya aneh jika setiap pertama kali menyalakan laptop, dan masuk ke tampilan awal namun muncul pesan seperti ini yaitu Windows Script Host


Cukup mengganggu pemandangan dan menghalangi wallpaper indah anda :v
Setelah saya mengingat-ingat perubahan yang saya lakukan kemarin pada laptop saya, ternyata penyebab hal ini terjadi adalah setelah saya mengupdate anti virus Smadav ke versi terbaru.

Okay, langsung saja, cara Mengatasi Error Windows Script Host ini agar bisa hilang.
Cari icon Smadav pada bagian ujung kanan bawah.
Lalu klik kanan pada icon Smadav
Lakukan Seperti pada Gambar berikut :


Centang Bagian "Allow Windows Script & Macro (Forever)

Caranya cukup simple kan ? Semoga Tutorial ini bermanfaat. 
Terima kasih telah berkunjung.  Silahkan berkomentar !

Friday, 5 August 2016

Cara Mengetahui Informasi Detail pada Komputer

Selain dengan cara klik kanan pada My Computer dan mengklik properties, anda juga dapat mengetahui informasi komputer anda dengan cara lain yang lebih detail. Ketika kita ingin menginstall suatu aplikasi, pasti aplikasi tersebut mempunyai suatu sistem minimum pada komputer yang dibutuhkan oleh aplikasi tersebut agar dapat terinstall pada komputer anda. Gunanya ialah agar aplikasi tersebut dapat berjalan pada komputer anda.
Informasi yang dapat ditampilkan yaitu seperti jenis Processor apa yang digunakan, jenis VGA Card, jenis Sound Card, Wireless, RAM, Harddisk dan lain-lain.

Caranya adalah buka Mode Run, tekan window + R secara bersamaan.
Setelah itu ketikkan msinfo32 lalu tekan enter atau klik ok


setelah itu akan muncul system information pada komputer anda


Setelah itu, silahkan anda cari sendiri informasi yang anda butuhkan.
Semoga artikel Cara Mengetahui Informasi Detail pada Komputer, bermanfaat.
Oke, sekian dulu dari saya. Semoga bermanfaat. Terima kasih

Jangan lupa komentarnya gan :D

Wednesday, 3 August 2016

Cara Cepat Mengetahui Folder yang disharing di Windows

Setelah kita melakukan sharing folder atau berbagi file kepada teman atau kerabat kerja kita di kantor, biasanya kita lupa untuk unshare file tersebut, sehingga apabila ada PC lain yang terhubung ke dalam Network atau jaringan yang sama dengan kita, maka orang tersebut dapat mengakses file kita juga. Bisa jadi kita kecurian file tersebut. Nah, kali ini mecha-trik akan membahas tutorial mengenai Cara Cepat Mengetahui Folder yang disharing di windows. Untuk apa mengetahui hal tersebut ? Jawabannya adalah agar kita dapat Unshare file atau folder tersebut agar file tersebut sudah tidak muncul pada Network. Karena akan sangat repot jika anda harus mengingat kembali folder mana yang telah anda sharing.

Caranya adalah tekan tombol kombinasi window  + R untuk mengakses mode RUN  atau bisa juga melalui pencarian dan ketik "Run"
Setelah muncul, maka ketik fsmgmt.msc dan tekan Enter atau klik ok.


 Maka akan muncul jendela seperti berikut


Jika ingin, menghentikan folder yang disharing, anda hanya perlu klik kanan pada folder yang dituju, lalu selanjutnya pilih Stop Sharing.

Folder sharing juga merupakan salah satu media penyebaran virus, dan hal yang paling berbahaya apabila dokumen anda merupakan dokumen rahasia, tetapi orang lain dapat mengaksesnya dengan mudah maka akibatnya fatal, bisa jadi dokumen anda disalahgunakan.
Semoga artikel Cara Cepat Mengetahui Folder yang disharing di Windows berguna bagi anda.

Jika artikel ini berguna, silahkan disharing ke teman kalian :)

jangan lupa komentarnya
semoga bermanfaat

Saturday, 12 February 2011

Perbedaan CD dan DVD

CD (Compact Disc) dan DVD (Digital Versatile Disc ) merupakan perangkat penting buat komputer. Walaupun sudah ada MMC, SD, Flasdisk, ddl tetapi keberadaan CD dan DVD tetaplah penting. Kebanyakan produsen film, games, software masih menggunakan CD ataupun DVD dalam pemasarannya. Nah tapi mengapa CD dan DVD bisa berbeda harganya, padahal baik bentuk maupun ukurannya sama tetapi kapasitasnya beda jauh (CD 700 mb, DVD 4700 mb). Hal ini yang akan kita bahas…! 
So, Mecha-Trik akan membahasnya Sedikit :v
menuju TKP !!!

Panjang Gelombang Sinar Laser
Keduanya sama-sama pakai sinar laser merah untuk pembaca datanya. Bedanya ada di panjang gelombang. Sinar laser merah pada CD panjang gelombangnya adalah 780 nm (nanometer, atau setara dengan satu per satu milyar meter (10^-9)) sedangkan DVD menggunakan sinar laser merah ber-panjang gelombang 650 nm. Pengaruhnya apa? Nanti saya jelaskan.

Numerical aperture (NA)/Diafragma
Besarnya NA atau Diafragma untuk CD Nilainya 0,45 dan untuk DVD nilainya 0,6. Semakin besar nilainya, semakin kecil titik fokus yang bisa dibuat oleh lensa. Besarnya diafragma mempengaruhi jarak lapisan data dengan mata laser.
Ketebalan keping adalah 1,2 mm, anggap saja lapisan yang mengkilap adalah lapisan atas dan lapisan yang berlabel adalah lapisan bawah. Pada CD Lapisan data terletak di lapisan bawah sendiri dan bersentuhan langsung dengan lapisan label. Sedangkan lapisan data DVD terletak di tengah-tengah keping, atau 0,6 mm dari lapisan atas. Atau kalo masih bingung lihat gambar.
Coba ambil keping cd yang sudah tak terpakai, coba gores labelnya dengan uang logam ato benda lain yang mirip. Ketika digores labelnya, lapisan datanya juga ikut terkelupas. Bila digores semuanya maka akan menghasilkan keping CD yang bening. Berbeda dengan DVD, bila digores labelnya, lapisan datanya akan tetap hidup tenang ditengah keping.

Daya tahan
Daya tahan DVD lebih baik dari CD karena lapisan data DVD ada di tengah-tengah keping, jadi lapisan data DVD lebih terlindungi dari pada lapisan data pada CD. Lapisan data CD hanya dilapisi oleh lapisan label, bila lapisan label tergores, maka di bagian tergores itu hampir tidak bisa dibaca sama sekali, karena lapisan data sudah rusak. Nah beda lagi dengan DVD, bila bagian label atau bagian mengkilapnya tergores, lapisan datanya masih utuh ditengah-tengah. Selain itu pengkodean data di DVD lebih efisien dari pada CD, yang memungkinkan penanganan kesulitan pembacaan data pada keping tergores dengan lebih baik.

Kapasitas
Nah akan saya jelaskan pengaruh Numeric Aparture dan panjang gelombang. Keduanya mempengaruhi kepadatan/kerapatan data dan besar kecilnya lubang yang bisa dibentuk. Semakin kecil lubang datanya semakin besar kapasitasnya, jadi semakin kecil lubang-lubang data semakin banyak data yang bisa di tampung. Karena NA DVD lebih besar dari CD dan Panjang Gelombang sinar laser DVD lebih kecil dari CD maka kapasitas DVD jauh lebih besar dari CD meskipun ukurannya sama.

Biaya Produksi
Inilah mengapa keping DVD lebih mahal dari keping CD, meski ukuran dan ketebalanya sama. Proses pembuatan keping DVD lebih rumit, karena lapisan data DVD berada ditengah. Perlu 2 kali pelapisan plastik untuk membuat keping DVD utuh. Pada CD, lapisan datanya ditempatkan setelah pembuatan keping utuh, yang jelas lebih sederhana.
Keunggulan DVD tidak membuat pamor CD turun, sejak tahun 1996 (dimana DVD pertama kali dibuat) hingga sekarang DVD belum mampu mengganti secara total fungsi CD. Hingga sekarang CD masih eksis dan menjadi media penyimpanan optikal yang paling banyak dipakai orang (terutama Indonesia)

Semoga Informasinya Bermanfaat. 
Jangan Lupa Komentar yah :D